5 Alasan Lantai Epoxy di Rumah Cepat Rusak yang Harus Dihindari

Situs Harga Furniture, Bahan Bangunan dan Dekorasi Terpercaya

5 Alasan Lantai Epoxy di Rumah Cepat Rusak yang Harus Dihindari

Modern ini lantai epoxy lebih banyak dipilih oleh pemilik rumah karena keunggulannya. Harganya yang relatif murah tidak mengurangi kualitasnya sebagai pelapis lantai. Lantai beton tidak perlu dilapisi dengan keramik, namun bisa langsung dilapisi cat epoxy. Bahkan ada beberapa jenis cat yang bisa dipilih dan masing-masing punya kelebihan. Baik itu yang transparan maupun berwarna solid turut menghiasi rumah.

Apapun jenis epoxy yang Anda gunakan, pasti memiliki masa atau umur. Setidaknya lantai dengan lapisan cat ini bisa digunakan lebih lama dibandingkan lantai keramik. Kerusakan selama penggunaan akan lebih ringan dan relatif bisa diperbaiki. Namun ada juga kerusakan yang termasuk sulit dimana Anda harus meminta bantuan tukang profesional.

Penyebab Kerusakan Pada Lantai Epoxy

Kerusakan Pada Lantai Epoxy

Menjaga agar lantai epoxy di rumah lebih tahan lama maka Anda harus memperhatikan penggunaannya. Salah penggunaan akan menciptakan keretakan, jamur bahkan lantai mudah licin. Perhatikan sejak dari awal pemasangannya. Anda mungkin menggunakan produk yang harganya terlalu murah. Namun harga epoxy lantai bisa dibilang tidak menjamin kualitasnya.

Sebaiknya Anda membeli produk dengan harga lebih mahal namun berkualitas lebih tinggi. Kualitas jasa juga sangat penting, karena mengaplikasikan dengan benar akan mencegah retak hingga jamur. Nah apa saja kira-kira kerusakan yang sering dialami lantai epoxy dan harus dihindari?

  • Memindahkan furniture

Kesalahan yang pertama adalah memindahkan furniture akan menimbulkan goresan pada lantai. Kaki-kaki furniture yang cukup tajam akan membuat baret di permukaan lantai. Mulai dari goresan yang sedikit akan semakin banyak jika Anda sering menggeser furniture tanpa mengangkatnya. Alangkah baiknya jika Anda menggunakan alas khusus pada kaki furniture seperti karet dan pastikan selalu mengangkat furniture ketika memindahkannya.

  • Terpapar bahan kimia keras terus menerus

Lantai yang sudah dilapisi epoxy memang kuat akan cairan seperti pemutih, namun tetap harus segera dibersihkan. Bahan kimia yang keras dan terus menerus pada permukaan lantai tetap akan merusaknya. Warna cat akan mulai berubah seperti memutih dan juga kasar. Kerusakan ini termasuk parah, artinya Anda harus mengaplikasikan ulang dan menghilangkan lapisan yang lama.

  • Genangan air

Sama seperti bahan kimia, ketika lantai terkena air yang menggenang terus menerus maka akan merusak lantai. Rumah yang berada di area banjir sebenarnya disarankan untuk tidak menggunakan lantai jenis ini. Hal ini disebabkan, air akan meresap ke dalam lantai yang tidak bisa lagi ditangani oleh cat epoxy. Justru akan membuat lantai menjadi retak atau cat yang mengelupas. Hingga akhirnya menimbulkan jamur.

  • Cara membersihkan lantai yang salah

Perhatikan bagaimana cara membersihkan lantai baik sehari-hari dan ketika terdapat noda yang keras atau menempel. Salah membersihkan lantai akan membuat cat retak dan mengelupas. Mengepel dengan air hangat diizinkan namun hindari mengepel dengan air panas khususnya untuk menghilangkan noda yang mengeras. Cukup gosok dengan sikat nilon yang kaku dengan bahan pembersih khusus. Kemudian langsung keringkan agar tidak tumbuh jamur.

  • Gelembung tidak diratakan saat aplikasi

Penyebab lainnya muncul karena proses aplikasi yang salah. Salah satu cara yang salah adalah membiarkan gelembung pada lantai yang masih terpapar cat basah. Nantinya gelembung akan tetap ada ketika cat sudah mengeras. Dampaknya adalah cat cepat mengelupas karena gelembung akan menyerap lembab dan menguap. Akhirnya membuat retakan kecil yang lama kelamaan menjadi besar.

Dilihat dari berbagai penyebab kerusakan pada lantai epoxy, maka Anda harus mempertimbangkan banyak hal sebelum menggunakannya. Dengan perawatan yang tepat lantai akan lebih tahan lama dengan tampilan tetap menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *