Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Pagar BRC

Situs Harga Furniture, Bahan Bangunan dan Dekorasi Terpercaya

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Pagar BRC

Kelebihan dan Kekurangan Pagar BRC

Pagar digunakan sebagai pelindung, pembatas, serta memperindah tampilan rumah. Salah satu jenis pagar yang cukup sering digunakan adalah BRC (British Reinforced Concrete). pagar ini dikenalkan pertama kali di Singapura. Modelnya minimalis dari besi beton dan besi jenis U-50. Meski desainnya minimalis, pagar ini cocok untuk berbagai tempat. Diameternya sekitar 5-8 mm, tergantung pada ketinggian besi karena makin tinggi maka diameter makin besar. Adapun kelebihan dan kekurangan pagar ini adalah.

Kelebihan Pagar BRC

1. Kuat dan Aman

Pagar dengan jenis BRC ini punya tinggi grader U50 dan kekuatannya 2,5 kali kekuatan besi biasa. Pagar ini terbilang sangat kuat dan tidak mudah patah. Ciri khas BRC ini adalah bentuk segitiga pada bagian bawah dan atas pagar.

2. Tahan dalam Berbagai Kondisi Cuaca

Daya tahan pagar ini sangat kuat karena proses finishing melalui 2 cara yakni electroplanting dan galvanis. Lapisan tersebut sudah melalui proses uji karat dan bisa bertahan hingga 5-10 tahun. Ditambah, kalau pagar dicat ulang, umurnya bisa menjadi lebih panjang. Enggak heran kalau bahan BRC ini cocok digunakan di daerah belerang, pesisir yang korosif, jalan tol (yang jarang perawatannya), serta bandara. Lapisan electroplanting bisa bertahan hingga 2 tahun, Namun, pagar ini lebih sering digunakan pada proyek sementara seperti pagar area konstruksi.

3. Proses Pemasangan yang Tidak Memakan Waktu

Satu kata untuk pemasangan pagar ini: anti ribet. Ia masuk dalam jenis yang fleksibel, hanya dengan menggunakan tiang, mur, angkur, baut, clamp, serta tutup dop, pagar ini bisa berdiri dengan baik. Bahkan, jika tidak ada alat-alat di atas, mengaitkan pagar ke tiang beton yang akan dicor saja juga bisa.

4. Hasil Sambungan yang Rapi

Pagar BRC ini sudah hadir selama kurang lebih 20 tahun di Indonesia, enggak heran kalau kemudian ia disukai oleh banyak orang. Desainnya minimalis, modelnya juga sederhana, pagar ini sudah melalui proses produksi menggunakan mesin las kualitas tinggi. Bisa dilihat dari sambungannya yang rapi dan teratur.

5. Harga yang Terjangkau di Kantong

Dilihat dari jenisnya, harga pagar BRC dengan electroplanting lebih bersahabat di kantong dibanding jenis BRC Hotdip Galvanis. Pagar BRC ini cukup murah dan terjangkau daripada dengan material pagar lain. Pagar ini dipasang dengan kunci pas, sehingga bisa dipindahkan ke lokasi baru.

Kekurangan Pagar BRC

Meski kuat dan tahan lama, BRC ini juga masih punya kekurangan. Dari sisi motif dan desainnya jelas tak banyak pilihan, terbatas pada garis horizontal dan vertikal saja. Untuk kamu yang mengutamakan estetika, pagar ini kurang cocok digunakan.

Tips Memilih Pagar BRC

BRC sudah memenuhi kriteria ideal pagar yang bisa melindungi rumah. Namun, tetap saja pemilik rumah harus menyesuaikan dengan beberapa hal berikut ini.

  • Sesuaikan pagar dengan ukuran rumah: demi sedapnya dipandang mata, meski tak ada aturan khusus tapi akan lebih baik kalau menyesuaikan pagar dengan ukuran rumah. Contohnya saja, untuk rumah minimalis dengan tipe 36/72, tinggi pagar BRC tak boleh lebih dari 1,2 m.
  • Memilih material yang berkualitas: pagar rumah akan berada di luar, sehingga ia harus tahan terpapar berbagai kondisi cuaca, baik panas maupun hujan. Oleh karena itu, agar lebih berumur panjang, pilihlah material yang berkualitas terpercaya bukan yang abal-abal.

Material pagar ini mudah ditemukan, harga pagar BRC juga tidak mencekik kantong. Tinggal pembeli harus jelih melihat detail untuk membedakan pagar yang berkualitas dan yang abal-abal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *