Solusi Rumah Sempit Dengan Dua Anak yang Tidak Mau Satu Kamar

Situs Harga Furniture, Bahan Bangunan dan Dekorasi Terpercaya

Solusi Rumah Sempit Dengan Dua Anak yang Tidak Mau Satu Kamar

Rumah di perkotaan dibuat dengan memaksimalkan lahan yang ada. Perumahan-perumahan yang diperuntukan bagi masyarakat kalangan menengah kebawah biasanya dibuat dengan ukuran yang tidak terlalu luas. Ukuran yang minimalis bertujuan agar harga yang diterapkan juga tidak terlalu mahal. Rumah dengan ukuran yang tidak terlalu besar diharapkan mampu dibeli oleh masyarakat luas.

Rumah yang tidak terlalu luas akhirnya memaksa penghuninya memanfaatkan segala ruangan yang ada. Rumah dengan dua kamar tidur nampaknya sudah cukup untuk keluarga kecil di rumah. Tapi saat anak-anak beranjak dewasa biasanya mereka meminta sebuah ruangan pribadi. Ruangan kamar yang bisa ditempati sendirian. Untuk mengatasi masalah seperti ini maka orangtua dapat menggunakan pembatas ruangan atau beberapa hal sebagai berikut.

Membuat Kamar di Lantai Dua

Perumahan memang tidak menyisakan banyak sisa lahan kosong di sekitar rumah. Rumah dibuat mepet dengan tetangga karena lahannya memang terbatas. Orang yang memiliki uang lebih dapat membuat kamar baru. Membuat rumah menjadi lantai dua adalah solusi yang bisa dilakukan. Apabila tidak dapat melebarkan rumah maka tidak ada salahnya meninggikan rumah.

Kakak-beradik dalam sebuah keluarga terkadang sangat susah akur. Apalagi kakak-beradik dengan jenis kelamin yang sama biasanya sangat bermusuhan. Banyak hal yang tidak mau dilakukan bersamaan. Hal tersebut sudah menjadi hal yang biasa dan bukan masalah baru. Baik saudara laki-laki maupun saudara perempuan sama saja. Sama-sama susah akur kalau dalam urusan keluarga.

Alhasil urusan kamarpun seringkali jadi masalah. Semakin dewasa maka semakin banyak privacy yang harus dijaga. Akhirnya banyak yang menginginkan kamar pribadi. Kamar yang memang digunakan oleh diri sendiri dan tidak harus berbagi. Entah dengan alasan privacy atau tidak nyaman karena terus diganggu. Membuat kamar dilantai dua menjadi solusi paling baik. Posisi kamar menjadi berjauhan dan privacy masing-masing anak tetap terjaga.

Membagi Kamar Menjadi Dua Ruangan

Hidup selalu diwarnai dengan masalah. Kalau tidak mau bermasalah sebaiknya tidak usah hidup. Membuat kamar pada lantai dua rumah terkadang menimbulkan masalah baru. Anak-anak rebutan untuk menempati kamar baru. Entah alasan lebih nyaman atau lebih bagus. Agar tidak muncul rebutan antar saudara maka orang tua dapat membagi ruangan kamar menjadi dua bagian. Cara ini juga dapat digunakan ketika tidak memiliki banyak tabungan.

Baca juga: Profil Gypsum yang Cocok untuk Dinding

Menggunakan sekat ruangan menjadi solusi yang murah dan ekonomis. Kamar dipisah menjadi dua bagian dan digunakan oleh anak-anak. Tidak akan muncul permasalahan berebut kamar atau merasa dianak tirikan. Ketika ruangan yang digunakan sama maka keadilan coba dilakukan disini. Tidak ada lagi anak yang merasa tidak diistimewakan.

Anak-anak yang mulai tumbuh dewasa terkadang membawa persoalan tersendiri. Orangtua jelas paham dengan hal yang demikian. Hal serupa juga kemungkinan pernah dialami oleh semua orang sehingga orangtua sudah tidak terlalu kaget. Semakin dewasa seseorang maka semakin banyak hal pribadi yang disembunyikan. Bukan karena tertutup atau tidak mau berbagai. Orang dewasa memang terkadang merasa tidak perlu berbagi semua hal kepada semua orang termasuk keluarga.

Memberikan keleluasaan dan kebebasan menjadi salah satu tantangan bagi setiap orang tua. Kebebasan yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak. Kebutuhan kamar pribadi merupakan hak yang harus dipenuhi. Apabila tidak memiliki banyak uang untuk membangun kamar baru maka dapat menggunakan cara lain. Menyekat kamar dengan pastisi atau ditembok adalah solusi paling masuk akal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *